11 Smartphone Terbaik 2018 yang Perlu Kalian Lirik di 2019

smartphone-terbaik

Bicara tentang smartphone terbaik, tentu ada begitu banyak sekali brand yang sudah berusaha sehebat mungkin untuk menciptakan smartphone terbaik mereka supaya bisa bersaing di pasaran.

Ada yang bersaing dalam segi desain, tenaga, RAM, Kamera dan segi lainnya yang dapat mencuri hati pasar Smartphone saat ini.

Terus menurut Pangeran, apa saja Smartphone terbaik di tahun 2018 yang yang ?

Nah, jika bicara yang terbaik, tentu tidak jauh-jauh dengan membandingkan bermacam-macam smartphone yang sudah diluncurkan tahun 2018 yang lalu dari semua aspek.

Makanya, untuk mengawali tahun 2019 ini. Pangeran mau berbagi tentang 11  smartphone terbaik di tahun 2018 yang patut masuk daftar resolusi tahun 2019 kamu.

Icak-icaknya, membuka lembaran lama.

Mari mulai.

11 Smartphone Terbaik 2018

1. Samsung Galaxy Note 9

galaxy-note-9-tulisan-wortel

Tanggal rilis: Agustus 2018 | Berat: 205g | Dimensi: 162 x 76,4 x 9mm | OS: Android 8.1 | Ukuran layar: 6,4 inci | Resolusi: 2960 × 1440 | CPU: Exynos 9810 | RAM: 6 / 8GB | Penyimpanan: 128 / 512GB (hingga 1TB dengan kartu) | Baterai: 4.000 mAh | Kamera belakang: 12MP + 12MP | Kamera depan: 8MP

Smartphone terbaik pertama Pangeran nobatkan kepada Samsung Galaxy Note 9 dengan segudang kelebihannya.

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy Note 9 memang pantas diposisikan sebagai yang pertama menjadi Smartphone terbaik. Karena, ada begitu banyak kelebihan di berbagai aspek. Ditambah lagi, warna dan kejernihan pada layar akan membuat Pangeran merasa nyaman saat menggunakannya.

Apalagi memiliki processor canggih yang dapat menangani hampir semua tugas pekerjaan kalian dengan mudah. Ditambah lagi dengan Baterai 4000 mAh yang akan membuat kalian dapat bekerja lebih lama tanpa harus bolak-balik mengecas.

Dijual dengan harga 20 juta (harga terbaru silakan cek di toko online), kamu sudah bisa meletakkan Smartphone ini di saku celana kalian. Dijamin kalian tidak akan kecewa, hanya kantong kalian agak sedikit kurus kering. 😀

2. Apple iPhone XS MAX

Tanggal rilis: September 2018 | Berat: 208 gram | Dimensi: 157,5 mm x 77,4 mm x 7,7 mm | OS: iOS 12 | Ukuran layar: 6,5 inci | Resolusi: 2688 x 1242 piksel pada 458 ppi | CPU: A12 Bionic | RAM: 4GB | Penyimpanan: 64 / 512GB | Baterai: 3174mAh | Kamera belakang: 12MP + 12MP | Kamera depan: 7MP

Terbaik kedua datang dari pemain lama, Apple. Menggunakan Chip Bionic A12 yang baru, Apple menjanjikan kekuatan prosesor yang mengejutkan dan akan membantu kalian bekerja seolah-olah menggunakan laptop. Kebayangkan, gimana hebatnya si Apple IPHONE XS MAX ini.

Belum lagi, kemampuannya dalam merekam video yang akan membuat Pangeran takjub :

  • Mampu merekam video 4K pada kecepatan 24 fps, 30 fps, atau 60 fps.
  • Mampu merekam video HD 1080p pada kecepatan 30 fps atau 60 fps
  • Mampu merekam video HD 720p pada kecepatan 30 fps

Soal harga, buat kalian yang sudah menabung lama (untuk punya teknologi yang murah hati ini) cukup  dengan 18,5 juta (harga terbaru silakan cek di toko online) dapat kamu peluk setiap waktu.

3. iPhone XR

iphone-xr-dan-xr-max-tulisan-wortel

Tanggal rilis: Oktober 2018 | Berat: 194 gram | Dimensi: 150.9 x 75.7 x 8.3 mm | OS: iOS 12 | Ukuran layar: 6,1 inci | Resolusi: 828 x 1792 piksel | CPU: A12 Bionic | RAM: 3GB | Penyimpanan: 64 / 256GB | Baterai: 2942mAh | Kamera belakang: 12MP | Kamera depan: 7MP

Masih bersama Apple. Memang, untuk iPhone XR ini ukuran RAM lebih kecil (3GB) dibandingkan dengan XS Max (4GB). 

Menurut kabar, ketika Abang Phil Schiller memperkenalkan iPhone XR ini, dia mengatakan Apple ingin membawa teknologi dan pengalaman iPhone XS ke sebanyak mungkin pelanggan, dan iPhone XR adalah jawaban dari harapan itu.

Mungkin, Apple sendiri punya tujuan untuk menghadirkan desain, fitur, dan banyak pengalaman dari iPhone XS dengan harga lebih murah (bagi yang banyak duit). Mungkin lho….

Bicara soal teknologi dari XR ini, masih sama : menggunakan chipset A12 Bionic yang sama kuat dari XS, kamera TrueDepth dengan sistem ID Wajah yang lebih cepat dan satu kamera di belakang yang juga sama dengan sensor 12MP utama pada seperti bagian belakang XS.

Terus, iPhone XR juga hadir dalam 6 warna (Hitam, Merah, Kuning, Biru, Karang, Putih), yang juga  dimiliki Apple untuk iPhone mana pun.

Harganya kisaran 12-14 juta (harga terbaru silakan cek di toko online) sudah boleh kalian bawa pulang. Kalau uangnya belum cukup, nabung lagi. Tahun depan mudah-mudahan cukup. 🙂

4. LG V40 Thinq

lg-v40-thinq-tulisan-wortel

Tanggal rilis: Oktober 2018 | Berat: 169 gram | Dimensi: 158.8 x 75.7 x 7.6 mm | OS: Android 8.1 | Ukuran layar: 6,4 inci | Resolusi: 1440 x 3120 pixels | CPU: Octa-core (4×2.7 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver) | Chipset : Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 | RAM: 6GB | Penyimpanan kartu microSD : hingga 512 GB (slot khusus) Internal 64/128 GB | Baterai: 3300mAh | Kamera belakang: 16MP | Kamera depan: 8MP

Smartphone pendatang baru (yang sebenarnya udah lama) kali ini dari LG. Sepertinya LG V40 ini akan menjadi pelopor dalam photography hape dengan sudut yang sangat lebar.

Tapi, keknya kebanyakan pecinta Smartphone tidak terlalu memperhatikan kerennya LG V40 ini, ya.

Mungkin mereka juga sadar, kalau ada beberapa (Huawei) lebih cepat dari yang lain (Seperti Samsung, mungkin lho…).

Padahal, jika dilihat kembali. V40 ThinQ menjadi hape pertama dengan 5 kamera (tiga di belakang dan ada dua lagi di depan). WOW!!!! Kalian harusnya kagum dengan hal ini. Meskipun pada kenyataanya 5 kamera ini tidak dalam 1 hasil kamera, melainkan 5 hasil kamera mandiri. Gimana ya, jelasinnya.

Intinya, 5 kamera ini berdiri sendiri-sendiri. Nggak dalam 1 kamera dengan 1 hasil. Jadi, dari 5 kamera ini punya kelebihannya masing-masing. Ya gitulah. Semoga paham.

Cuman, yang cukup disayangkan adalah ketika V40 ini diluncurkan, malah menggunakan OS Oreo dan bukan Pie. Gimana, ya. Kalau dikatakan masalah besar, mungkin tidak juga. Siapa tau, LG punya cara sendiri untuk tetap membuatnya menarik dan memaparkan bagian ‘ThinQ’ sesuai namanya.

Belum lagi, LG V40 ThinQ ini dijual seharga 13,5 jta (harga terbaru silakan cek di toko online). Ya, dengan memiliki 5 kamera dalam 1 Hape, kenapa tidak? 😀

5. Sony Xperia XZ3

Tanggal rilis: Oktober 2018 | Berat: 193 gram | Dimensi: 158 x 73 x 9.9 mm | OS: Android 9.0 (Pie) | Ukuran layar: 6 inci | Resolusi: 1440 x 2880 pixels | CPU: Octa-core (4×2.7 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver) | Chipset : Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 | RAM: 4 GB | Penyimpanan kartu microSD : hingga 512 GB (slot khusus) Internal 64 GB | Baterai: 3300mAh | Kamera belakang: 19MP | Kamera depan: 13MP

Setelah sekian lama, Sony akhirnya kembali lagi.. Smartphone karyanya Xperia XZ3 ini tetap menjadi pilihan smartphone terbaik 2018 yang bisa kalian miliki saat ini.

Sony Xperia XZ3 yang memiliki 4 GB RAM menggunakan Android 9.0 (Pie) sebagai penunjang performa menjadi lebih baik. Terus, yang tetap bikin salut adalah hape ini bisa tahan di air.

Semenjak melucurkan produk Smartphone yang tahan terhadap air, Sony patut diacungi jempol atas konsistensi ini.

Xperia XZ3 memiliki desain melengkung yang cantik dengan pilihan warna yang menarik. Ditambah lagi layar OLED 6 inci jelas membuat tampilannya makin ketje.

Soal kamera,  Xperia XZ3 punya 19 megapiksel di bagian belakang dan 13 megapiksel di bagian depan. Untuk memiliki produk Sony yang satu ini, harga jualnya sekitar 13 jta (harga terbaru silakan cek di toko online).

6. Google Pixel 3 XL

Tanggal rilis: November 2018 | Berat: 184 gram | Dimensi: 158 x 76.7 x 7.9 mm | OS: Android 9.0 (Pie) | Ukuran layar: 6.3 inci | Resolusi: 1440 x 2960 pixels | CPU: Octa-core (4×2.5 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.6 GHz Kryo 385 Silver) | Chipset : Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 | RAM: 4 GB | Penyimpanan Internal 64/128 GB | Baterai: 3430mAh | Kamera belakang: 12.2MP | Kamera depan: 8MP

Jika Galaxy Note 9 menawarkan hampir semua yang Kalian inginkan, beda halnya dengan Google Pixel 3 ini. Ia menawarkan ponsel android yang memiliki firmware terbaru dengan pembaruan keamanan yang lebih baik dari yang lain.

Sebenarnya, Google merilis 2 versi, yaitu : Google Pixel 3 dan 3 XL. Cuman, spesifikasi yang Pangeran cantumkan di atas adalah Google Pixel 3 XL.

Ukuran Pixel 3 XL yang lebih besar memiliki layar takit sedangkan adiknya Pixel 3 tidak terlalu mengikuti trand desain ini. Keduanya tetap akan membantu kalian mendapatkan foto yang memukau sehingga jika Photography lebih berarti buat Kalian daripada fungsi dan fitur lain, Kalian mungkin bisa mempertimbangkan Pixel 3 dan 3 XL ini.

Selain perangkat yang selalu update, yang menjadi fokus Google sendiri adalah kamera. Karena, Google baru saja merilis mode Night Sight untuk kamera di Google Pixel ini dan hasilnya benar-benar menajubkan.

Keduanya sudah didukung oleh Android 9.0 Pie dan akan menerima upgrade OS selama tiga tahun. Fitur Asisten terbaru Google juga hadir bersama dengan beberapa kemajuan perangkat lunak Google lainnya. Jika kalian mencintai pembaruan yang lebih baik, dengan 15,4 jta untuk Google Pixel 3 XL (harga terbaru silakan cek di toko online) Kalian sudah dapat memilikinya.

7. Oneplus 6T

Tanggal rilis: November 2018 | Berat: 185 gram | Dimensi: 157.5 x 74.8 x 8.2 mm | OS: Android 9.0 (Pie) | Ukuran layar: 6.41 inci | Resolusi: 1080 x 2340 pixels | CPU: Octa-core (4×2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.7 GHz Kryo 385 Silver) | Chipset : Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm) | RAM: 8 GB | Penyimpanan Internal 256 GB, 8 GB RAM, 128 GB, 6/8 GB RAM | Baterai: 3700mAh | Kamera belakang: 20 MP | Kamera depan: 16 MP

OnePlus 6T tentunya lebih unik dan berbeda dari pendahulunya. Panel AMOLED yang baru dan lebih besar, plus dengan lekukan yang lebih kecil dan pembaca sidik jari dalam layar yang canggih. Ditambah lagi, baterai yang lebih besar cukup menentukan peningkatan melalui OnePlus 6.

Namun, yang disayangkan dari OnePlus 6T karena menandai pelepasan resmi jack headphone yang tentu saja, downgrade dan kesempatan yang menyedihkan bagi banyak penggemar untuk jangka panjang.

Bicara tentang keberhasilan OnePlus adalah salah satu contoh catatan tentang pemasaran online viral di industri ponsel cerdas saat ini.

Pabrikan asal Cina ini telah membangun reputasinya sebagai penggemar dari ketidakjelasan total dengan mengandalkan harga yang kejam, slogan-slogan yang luhur, dan komunitas yang loyal dan erat.

Citra publik yang populer dan ramah penggemar sangat bagus untuk dimiliki dan OnePlus berhasil membuat satu untuk dirinya sendiri dengan sangat ahli.

Namun, ketika tiba saatnya untuk memproduksi handset secara massal, realitas manufaktur yang memerintah perusahaan induk BBK Electronics Corporation memberlakukan serangkaian kebutuhan lain. Dalam hal ini, OnePlus, Vivo, Oppo, dan bahkan Realme muda semuanya tunduk pada batasan dan kendala yang hampir sama dengan yang dipatuhi oleh seluruh industri. Dan OnePlus tidak lagi diposisikan sebagai pengganggu pasar seperti sebelumnya sehingga kita tidak bisa berharap lebih realistis.

Kalian mau sangat suka atau benci, desain dan perangkat keras OnePlus 6T adalah produk dari realitas dan tren pasar pada tahun 2018. Ini bukan lagi merek yang Kalian dapat pilih untuk menghirup udara segar.

Untungnya, sebuah smartphone jauh lebih banyak daripada jumlah bagian dari perangkat kerasnya sendiri. Apakah itu perangkat lunak, dukungan, atau layanan pelanggan, OnePlus selalu memelintir berbagai hal dan biasanya, selalu menguntungkan konsumen tentunya.

OnePlus 6T tidak berbeda dan ada banyak hal yang disukai tentang pengalaman yang diberikannya. Soal harga, kalian tidak perlu khawatir. Dengan 7jta kalian sudah dapat memiliki beberapa kemungkinan yang ya begitulah.

8. Huawei P20 Pro

Tanggal rilis: April 2018 | Berat: 180 gram | Dimensi: 155 x 73.9 x 7.8 mm | OS: Android 8.1 (Oreo) | Ukuran layar: 6.1 inci | Resolusi: 1080 x 2240 pixels | CPU: Octa-core (4×2.4 GHz Cortex-A73 & 4×1.8 GHz Cortex-A53) | Chipset : Hisilicon Kirin 970 (10 nm) | RAM: 8 GB | Penyimpanan Internal 56 GB, 8 GB RAM or 128 GB, 6 GB RAM | Baterai: 4000mAh | Kamera belakang: 40 MP | Kamera depan: 24 MP

Huawei adalah smartphone terbaik berikutnya yang menjadi salah satu pelari terdepan dalam perlombaan dual-kamera dengan P9 dan kemudian Mate 10, jadi kira-kira siapa yang lebih baik untuk menuju ke tingkat berikutnya?

Huawei P20 Pro meningkatkan semua pemain utama saat ini dan tidak tanggung-tanggung, Smartphone ini dilengkapi dengan tiga kamera di belakangnya, masing-masing unik dalam dirinya sendiri.

Oke, sensor monokrom 20MP adalah yang paling tidak mengasyikkan, tapi bukan karena kurangnya warna – hanya saja Teknologi ini sudah pernah ditampilkan pada beberapa generasi dari pasangan dan P10. Namun, dua lainnya semuanya baru.

Bintang pertunjukan dari Huawei P20 Pro adalah kamera 40MP, mungkin lebih enaknya disebut yang utama. Ini adalah resolusi paling banyak yang pernah Pangeran tau di sebuah smartphone sejak Lumia 1020 PureView pada tahun 2013.

Yang ketiga memiliki resolusi 8MP sederhana tetapi menawarkan panjang fokus setara 80mm – efektif 3x panjang fokus cam utama. Semua kebaikan kamera ini, tentu saja, membawa branding Leica – lencana spesialis optik Jerman membuat segalanya lebih baik seperti Lumia 1020, dan lensa Zeiss-nya dapat membuktikannya.

Tidak hanya itu, Huawei P20 Pro juga memiliki lebih banyak megapiksel di bagian depan, 24 di antaranya di kamera selfie. Dan Kalian tidak boleh melewatkannya, karena kameranya ada di sana, di takik. Ya….. Perkara kalian suka atau tidak, yang jelas takik sudah ada di mana-mana. :3

Meskipun sudah banyak melimpahkan piksel dalam kamera (beberapa gabungan 96MP), tapi kali ini tidak ada banyak piksel pada layer. Menggunakan panel AMOLED 6,1 inci dan memiliki resolusi FullHD + untuk varietas khusus Huawei (1080 x 2240px) untuk memperhitungkan takik.

Masih seperti biasa, Huawei menyukai baterainya yang besar, dan P20 Pro mendapatkan paket daya 4.000 mAh yang bagus, dengan citarasa pengisian cepat dari perusahaan, salah satu yang tercepat di sekitar.

Hal lain yang dimiliki Huawei sendiri, chipsetnya adalah Kirin 970 dari Mates-gen terakhir, jadi tidak ada kejutan di bagian ini. Ada RAM dan ruang penyimpanan juga.

Jadi , Kalian dapat memiliki smartphone andalan terbaru ini menggantikan remote untuk VCR 1992 Kalian, tetapi pertama-tama, Kalian harus mengeluarkannya 5,8 jta untuk melihat isi di dalam kotaknya.

9. Xiaomi Pocophone F1

Tanggal rilis: Agustus 2018 | Berat: 182 gram | Dimensi: 155.5 x 75.3 x 8.8 mm | OS: Android 8.1 (Oreo) | Ukuran layar: 6.18 inci | Resolusi: 1080 x 2246 pixels | CPU: Octa-core (4×2.8 GHz Kryo 385 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 385 Silver) | Chipset : Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm) | RAM: 8 GB | Penyimpanan Internal 5256 GB, 8 GB RAM or 64/128 GB, 6 GB RAM | Baterai: 4000mAh | Kamera belakang: 12 MP | Kamera depan: 20 MP

Pengumuman produk baru Xiaomi relatif dapat diprediksi sejauh ini, tetapi pengenalan sub-merek Poco baru merupakan langkah yang cukup mengejutkan, khususnya buat Pangeran. Kedengarannya seperti eksperimen pemasaran – menghadirkan spesifikasi andalan tapi dijual dengan harga yang sangat murah.

Masih terdengar begitu akrab? Ya, mungkin ini mengingatkan bagaimana OnePlus muncul, tapi Pangeran juga tidak yakin Pocophone F1 baru mengarah ke arah yang sama. Poco masih hanya sebuah merek, dan bukan perusahaan yang terpisah dan mereka berdiri di atas pundak logistik Xiaomi dan jaringan dukungan purna jual.

Xiaomi yang menyukai arti kecil yang tertanam di dalam namanya – Xiaomi atau Mi yang ditulis dalam bahasa Cina yang berarti beras kecil atau sedikit beras, sedangkan Pocophone dalam bahasa Spanyol berarti sedikit telepon. Karena mereka memulai dari yang kecil dan bermimpi besar. Dan itu berdering cukup dengan baik dengan peluncuran Poco.

Pokoknya, Pocophone F1 bukan hanya sebuah janji besar dan PR yang dipoles.

Pocophone F1 hadir dengan layar tanpa bezel dan lekukan. Takik di sini mengakomodasi kamera inframerah dan iluminator IR untuk membuka kunci wajah, dan ditambah lagi ada juga kamera selfie berukuran besar 20MP.

Kemudian, yang bertanggung jawab atas pemrosesan adalah chipset Qualcomm yang paling kuat – Snapdragon 845 – ditingkatkan dengan cairan pendingin. Ada juga dual-kamera di bagian belakang dengan piksel besar dan lensa cerah, sedangkan baterai 4.000 mAh yang besar harus membantu daya semuanya untuk beberapa waktu.

Xiaomi juga menegaskan bahwa merek Pocophone tidak akan beroperasi secara independen, tetapi Kalian dapat melihat prasasti Xiaomi untuk beberapa waktu, sehingga orang dapat mengingat bahwa sub-merek tersebut akan sepenuhnya bergantung pada jaringan layanan Xiaomi untuk dukungan dalam bentuk apa pun.

Beroperasi secara mandiri juga akan memungkinkan Pocophone untuk merilis pembaruan yang lebih cepat. F1 telah dijanjikan versi MIUI 10 yang disesuaikan dengan Poco hanya dalam waktu satu bulan setelah rilis. Mereka juga menjanjikan pembaruan untuk Android Pie dalam tiga bulan, dan pembaruan akan terus datang secara teratur setelah itu juga.

Akhirnya, independensi ini juga akan membantu manajemen untuk fokus pada penjualan Pocophones di pasar lain di luar tempat operasi tradisional Xiaomi. Tentu saja, fokus pada pasar India akan tetap tinggi.

Jujur, Pangeran cukup senang mendengar kehadiran smartphone ini. Soalnya, dengan harga 4,5 jta kamu sudah berhak memiliki hape dengan kemampuan yang Pocophones ini.

10. Vivo V11 Pro

Tanggal rilis: September 2018 | Berat: 156 gram | Dimensi: 157.9 x 75 x 7.9 mm | OS: Android 8.1 (Oreo) | Ukuran layar: 6.41 inci | Resolusi: 1080 x 2340 pixels | CPU: Octa-core (4×2.2 GHz Kryo 260 & 4×1.8 GHz Kryo 260) | Chipset : Qualcomm SDM660 Snapdragon 660 (14 nm) | RAM: 6 GB | Penyimpanan Internal 64/126 GB | Baterai: 3400mAh | Kamera belakang: 12 MP | Kamera depan: 25 MP

Ngomongin takik lagi, setelah Apple membuatnya menjadi hitz, lalu Vivo adalah yang pertama ikut bermain dalam hal desain takik ini.

Sementara itu, Perusahaan yang pertama kali memperkenalkan pemindai sidik jari di bawah layar, kini juga menjadi yang pertama mencoba dan mengalirkan ke kalangan mengenah.

Tentunya saja, Vivo V11 di tempat yang cukup menarik meskipun ini bukan unggulan tetapi lebih dari smartphone kelas menengah dengan bukan hanya satu tapi dua fitur menonjol. Memiliki desaian kaca, V11 jelas terlihat lebih WOW, namun layar dengan lekukan kecil yang melengkung adalah tempat di mana menjadi perhatian mata.

Walau bukan milik seri X, V11 memiliki perangkat keras yang sangat mumpuni menurut Pangeran. Dibekali dengan chip Snapdragon 660 dengan prosesor AI di dalamnya, banyak RAM dan penyimpanan, pengaturan dua kamera untuk hasil bokeh dan selfie beresolusi tinggi di depan.

Meskipun bukan milik seri X, V11 memiliki perangkat keras yang sangat mumpuni – ada chip Snapdragon 660 dengan prosesor AI di dalamnya, banyak RAM dan penyimpanan, pengaturan kamera dua kamera untuk hasil bidikan backgroud yang buram dan selfie shooter beresolusi tinggi di depan.

Intinya, kalau yang pengen foto selfienya punya resolusi tinggi, monggo dibawa hape pintar satu ini dengan harga 4,5 jta yang hampir sama dengan Phocophone.

11. Oppo F9

Tanggal rilis: Agustus 2018 | Berat: 169 gram | Dimensi: 156.7 x 74 x 8 mm | OS: Android 8.1 (Oreo) | Ukuran layar: 6.3 inci | Resolusi: 1080 x 2340 pixels | CPU: Octa-core (4×2.0 GHz Cortex-A73 & 4×2.0 GHz Cortex-A53) | Chipset : Mediatek MT6771 Helio P60 (12 nm) | RAM: 6 GB | Penyimpanan Internal 64 GB, | Baterai: 3500mAh | Kamera belakang: 16 MP | Kamera depan: 25 MP

Oppo F9 / F9 Pro adalah cicilan lain dalam seri mid-range Oppo yang sangat populer. Ini adalah ponsel pertama dalam keluarga dengan dual-kamera di bagian belakang dan backtracks pada guntingan layar dengan pindah ke takik tetesan air kecil.

Kalian mungkin juga meraskan bahwa Oppo telah memilih pendekatan yang agak canggung untuk penamaan mid-ranger-nya.

Di India – salah satu pasar utama untuk F-series – F9 tersedia dalam dua versi. Ada F9 Pro dengan 6GB RAM, kamera selfie 25MP dan pengisian flash VOOC, dan F9 Oppo biasa dengan RAM 4GB, selfie shooter 16MP, dan tanpa pengisian VOOC.

Namun di setiap pasar lain, Oppo hanya menjual F9 tetapi dengan spesifikasi yang cocok dengan versi pro India (6GB, 25MP, VOOC). Makanya, mungkin setelah ini Pangeran akan menyebut telepon ini sebagai F9 mulai dari sini.

Meskipun masih bingung soal penamaa, Oppo F9 sebenarnya adalah ponsel yang sangat menarik yang telah hadir dengan pekerjaan cat gradien yang trendi yang disegarkan dengan pola bintang atau berlian.

Pemilihan Internal dengan baik – chip Helio P60 telah terbukti sebagai pemain kelas menengah yang solid, Kalian juga akan mendapatkan kamera ganda di bagian belakang dengan lensa cerah dan kamera selfie beresolusi tinggi. Plus baterai besar dengan dukungan VOOC dan sepertinya ini adalah paket yang bagus.

Oppo F9 juga termasuk yang pertama berani hadir dengan Gorilla Glass 6. Yang terbaru dan terberat untuk dihancurkan. Kaca baru ini tahan terhadap selusin tetes dari jarak satu meter dan tentunya memberikan Kalian ketenangan pikiran.

Oppo F9 berhenti mengimplementasikan pembaca sidik jari di bawah layar dari sepupu vivo V11-nya, tetapi pada titik pengembangan teknologi ini tidak jelas apakah kita harus memperhitungkannya. Sensor yang dipasang di belakang F9 mungkin tidak memiliki daya tarik yang aneh, tetapi selalu aktif, akurat, dan sangat cepat – tiga hal yang tidak dapat Kalian katakan untuk pembaca V11.

Bicara harga, Oppo f9 di kisaran 2,6-3,9 jta. Jadi, jika ulasan singkat ini dapat membuat kalian tertarik, tunggu apa lagi..

—-o0o—-

Sepertinya, kenangan 11 Smartphone Terbaik 2018 ini masih begitu mendalam untuk dijadikan acuan buat Kalian untuk memilih smartphone mana yang paling menarik dan sesuai dengan isi kantong.

Pangeran sudah coba berikan gambarannya, tapi buat Kalian yang punya rekomendasi lain, boleh banget tulis di komentar.

Pangeran Wortel, pamit. See you…

About Pangeran Wortel

Blogger Bengkalis dan suka mengisi waktu luang untuk buat video di youtube, nulis di blog, belajar desain feed instagram dan kadang suka sendiri di pantai. Salam kenal..

View all posts by Pangeran Wortel →

One Comment on “11 Smartphone Terbaik 2018 yang Perlu Kalian Lirik di 2019”

  1. Wahhh pengen banget tuh ngerasain megang Google Pixel nya dari google itu wueheheh, tampilannya juga ketcehh bangett, tapi harganya bikin kantong bolong sampe robek robek kantongnya wkwkw.. Tapi jadi impian lah bisa milikinnya, sapa tau bisa diterima kerja di google wueheheh :D, kerja di google blogspot aja deh lumayan jadi bagian tim nya wuehehe.

    Saya pilih Google Pixel 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.