Indonesia : Sumatra

Hallo guys, ketemu lagi di WORTELINFO. Akhirnya, setelah membahas pulau
PapuaSulawesiKalimantanJawa dan sekarang Pangeran akan membahas pulau
kelahiran Pangeran. Yoi. Pulau Sumatra, guys. Inilah WORTELINFO kali ini : 

DESKRIPSI
Pulau Sumatra adalah pulau keenam
terbesar di dunia. “Bangga jadi anak Sumatra. Meskipun…..ahsudahlah.” Pulau
Sumatra, dulunya dikenal bukan dengan namanya saat ini. Tapi, ada banyak nama
dari pulau Sumatra sebelum namanya dipatenkan seperti saat ini, seperti Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa.
Nama lain pulau Sumatera tadi, diartikan sebagai Pulau Emas. Sumatra sendiri, saat
ini memiliki 10 Provinsi bedasarkan pembentukannya, yaitu Sumatra Utara, Sumatra
Selatan, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Aceh, Lampung, Bengkulu, Kepulauan Bangka
Belitung, dan Kepulauan Riau.
Ceritanya, pada zaman dahulu…
(ini bukan acara di MNCTV, ya) Nama Pulau Sumatra berawal dari kehadiran kamu
di hatinya
Kerajaan Samudera yang terletak di pesisir timur Aceh. Pada
tahun 1345, Samudera dikunjungi oleh Ibnu Batutah, petualang asal Maroko yang
melafalkan kata Samudera menjadi Samatrah dan terus orang-orang menyebut
dan mengenalnya menjadi Sumatra. Sehingga, nama itupun meluas sampai sekarang.
Ow, ya. Tadi Pangeran lupa
jelasin mengapa Sumatra disebut sebagai Pulau Emas. Sebenarnya ada banyak
sejarah kenapa nama Pulau Sumatra dijuluki sebagai Pulau Emas (bukan emas yang
itu). Tapi, supaya kalian gak bingung, Pangeran memilih alasan yang satu ini.
Pulau Sumatra dijuluki sebagai pulau emas karena di pulau inilah terjadi banyak
sekali transaksi jual beli Online emas yang sering dilakukan oleh Pedagang
Laut Tengah. Artinya, Pulau Sumatra memang sudah sejak lama memiliki banyak
emas. Ada pendapat lain mengatakan bahwa kapal Nabi Sulaiman A.S pernah
berlabuh dan telah membawa emasnya yang sangat banyak di pulau ini. Setelah
itulah para petualang EROPA pada abad ke-15 dan ke-16 banyak berdatangan untuk
mencari emas itu. Berita inipun terus meluas sampai saat ini. Tapi, untuk
sekarang gak usah ke Sumatra, bukan lagi banyak emas, tapi banyak Asap. -_-
Satu hal yang gak kalah keren lagi,
Sumatra juga punya gunung dengan ketinggian di atas 2.500 meter dpl
(kerenkan?). Gunungnya yaitu :
  1. Gunung Bandahara, Aceh (3.030 m)
  2. Gunung Dempo, Sumatra Selatan
    (3.159 m)
  3. Gunung Geureudong, Aceh (2.885 m)
  4. Gunung Kerinci, Sumatra Barat dan
    Jambi (3.805 m)
  5. Gunung Leuser, Aceh (3.172 m)
  6. Gunung Marapi, Sumatra Barat
    (2.891 m)
  7. Gunung Perkison, Aceh (2.828 m)
  8. Gunung Singgalang, Sumatra Barat
    (2.877 m)
  9. Gunung Talamau, Sumatra Barat
    (2.912 m)
  10. Gunung Talang, Sumatra Barat
    (2.597 m)

Gimana? Mau liat gunung-gunung
indah, di Sumatra juga ada lho.. 😀
BUDAYA
Kalo udah ngomongin budaya di
Sumatra, sama halnya ngomongin budaya di Jawa. Banyak banget, guys. Jadi, kalo
ada budaya yang gak dibahas secara detail, maafkan Pangeran ya.
Secara umum sih, penduduk di
Sumatra yang paling banyak tinggal atau bahasa kerennya didominasi oleh bangsa
Melayu, namun tetap saja terbagi ke dalam beberapa suku. Suku-suku besarnya
seperti : Aceh, Batak, Melayu, Minangkabau, Besemah, Suku Rejang, Ogan,
Komering, dan Lampung. Ada hal unik lainnya ni guys, yaitu di wilayah pesisir
timur Sumatra dan di beberapa kota-kota besar seperti Medan, Batam, Palembang, Pekanbaru,
dan Bandar Lampung, ada banyak bermukim etnis Tionghoa. Makanya jangan heran,
kalo ke Sumatra serasa lagi di Hongkong. “Gue mah, udah biasa.” 😀
Ngomongin Agama, penduduk Sumatra
mayoritas beragama Islam dan sebagian kecil merupakan penganut ajaran Kristen
Protestan, terutama di wilayah Tapanuli dan Toba-Samosir, Sumatra Utara. Di
wilayah perkotaan, seperti Medan, Pekanbaru, Batam, Pangkal Pinang, Palembang,
dan Bandar Lampung tetap akan ada beberapa penganut Agama Buddha.
Di Sumatra, ada banyak sekali
ciri khas yang ditampilkan dari masing-masing suku yang ada. Seperti dari
Sumatra Utara (Tari Tor-tor), Sumatra Barat (Tari Piring), Riau (Tari Zapin), Sumtra
Selatan (Rumah Limas) dan masih banyak lagi kebudayaan, kesenian keren-keren
yang perlu kalian cari tau sendiri. “Belajarlah…”
KULINER
Akhirnya nyampe juga di fase yang
paling ditunggu-tunggu setiap postingan WORTELINFO yang membahas seputar Indonesia. Kuliner di Sumatra gak kalah
enaknya sama seperti kuliner dari pulau-pulau sebelumnya. Contoh paling dekat
adalah RENDANG. Makanan yang kadang gue ngira ini abu gosok (karena warnaya
gelap) ternyata menyimpan rasa yang gak mau diduain. Setia banget. Bahkan,
Rendang ini sudah jalan-jalan ke luar negeri guys.. “Masa’ kalian kalah sama
rendang…?” 😀
Biar gak kelamaan, yuk mulai kita
bahas yang bikin ngiler maksimal :
SUMATRA BARAT (Gulai Gajeboh)


Gulai gajeboh ini terbuat dari
daging sapi. Bagian daging sapi yang diambil untuk gulai ini adalah bagian dari
punuk sapi yang hampir seluruh bagian dagingnya memiliki lemak kenyal. Cuman,
makanan satu ini memiliki efek samping yang lumayan mengerikan jika dikonsumsi
terlalu banyak, yaitu dapat meningkatkan kolesterol di tubuh kalian, guys. Makanya,
kalo mau nyoba dikit aja. Satu sendok teh. 😀
RIAU (Lempok Durian)


Kuliner satu ini hampir mirip
dengan dodol garut. Rasanya ada manis-masinya gitu (korban iklan). Cuman, tentunya beda banget soal rasa. Bukan mau menjunjung
daerah sendiri, Kota kelahiran Pangeran di Bengkalis adalah Kota Penghasil
Lempok paling enak. Udah banyak di Ekspor malahan. Alasan orang lebih suka
dengan Lempok Durian Bengkalis adalah rasanya berbeda dari lempok pada Umumnya.
Di bengkalis, Durian untuk dibuat Lempok tidak dari durian yang masaknya gak
alami atau diperam. Karena jatuh sendiri dari pohon, tentunya rasa dari Lempok
Durian semakin lezat dan nikmat. “Kapan-kapan, kalo mau Lempok Durian, mampir
aja ke Bengkalis. Tapi jangan pas musim Rambutan, ya.”
SUMATRA SELATAN (Model)

Eits, Model itu bukan yang
foto-foto itu. Nama makanan khas Palembang satu ini, emang namanya Model. Model
ini berbahan utama ikan tenggiri sama halnya dengan Tekwan, cuman bedanya pada
proses pengolahan.
SUMATRA UTARA (Es Kolak Durian Khas Medan)


Apa yang berbeda dari Es Kolak
satu ini? Iya, namanya jelas beda. Ada khas Medannya. Bukan, maksud Pangeran
yang membedakan dengan Es Kolak Durian lainnya adalah Kolak durian terbuat dari
ketan putih yang dikukus, kolak pisang kepok, jagung manis rebus, gula aren,
santan kelapa dan tentu saja daging buah durian. Tambahan es batu kedalam kolak
supaya dapat menyejukkan hati para Jomblo di luar sana.
—o0o—
Oke guys, mungkin ini sesi
terakhir WORTELINFO ngebahas soal
INDONESIA. Buat yang belum baca post sebelumnya, kalian bisa pilih di sini : Papua, Sulawesi, Kalimantan, Jawa.
Terimakasih tetap setia membaca
postingan terbaru dari Tulisan Wortel, semoga WORTELINFO  bisa memberikan manfaat
buat pembaca semua. Soal kedepannya WORTELINFO
 akan bahas apa? Subscribe aja biar
gak ketinggalan informasi menarik lainnya.

Jangan lupa like, comment seputar
yang kalian tau tentang Sumatra, dan dukung terus Blogger Indonesia. Sampai
juga di WORTELINFO Selanjutnya.. See
you next time…..
Sumber pendukung : WIKIPEDIA, INDONESIA KAYA, GO SUMATRA

Heru Arya

Blogger kelahiran Bengkalis yang sudah jadi mantan Mahasiswa Pertanian. Sekarang sedang sibuk diam biar punya banyak emas.

22 thoughts to “Indonesia : Sumatra”

  1. *Ngacir*

    ANAK SUMATRA JUGA HADIR BUAT BERI KOMENTAR…

    Mungkin dibagian Kuliner ada yang ketinggalan pangeran, Karupuak Jangek! Hahaha, kerupuk kulit yang kalo udah sekali nyoba, bakalan ketagihan wkwkw. Tekwan juga pernah juga nyobanya :3

    Btw, penulisan kata benar itu Sumatra atau Sumatera? 😮

    1. Yoyoi……….. *Tos dulu*

      Itulah kenapa gue minta maaf, kalo gak ada yg disebutin. 😀 Kedunya bener. Nama aslinya Sumatra, cuman sekarang aja ditambah 'e' jadi Sumatera. 🙂

      Kan udah baca sejarahnya…. Gak peka sih… 😀

  2. yoi… sumater amemang gaul. walaupun gue baru pernah ke lampung dan palembang, tapi i love sumatera. kalau masalah kuliner, pemkepk sama masakan padang masih juara mennn. PEMPEEKK is the best…. tapi yang menjadi problematika tiap tahun sekarang sih kebakaran hutan, perasaan dulu nggak terlalu sering deh kasus kebakaran itu :")

    1. Sumater apan jev? Hahahaha typo mulu.

      Asek doyan mpek-mpek juga, ya.. Selain makanan itu, udh nyoba lempuk durian belom? Itu enk banget bro jev… Serius deh…

      Nah, itu dia yg gue heran. Soalnya di sumatera masih banyak lahan kosong, makanya dijadikan lahan sawit dgn cara itu.

  3. sumatera tentu tentang gadis gadisnya yang amboi dipandang mata. kalo boleh diurutin nih ya, ada aceh, padang, riau, palembang dan masih banyak lagi gadis gadis yang ngantri :p

    kalo masalah masakan bener apa kata pangeran, rendang! atau lebih umumnya nasi padang. mantap! nggak salah deh tuh masakan udah melalang buana keliling indonesia kayak wortelinfonya pangeran 🙂

    1. Keknya lo jomblo akut ya Okky, soalnya bahasannya gadis mulu dari kemaren.. "Kasihan…"

      Yoi, rendang boleh juga tu… Enah soanya. Kenapalah ada yg nyiptain makanan seperti itu.

      Kan gue jadi lape mulu.

  4. Ok, sekarang pulau-pulau besar di Indonesia udah dibahas habis nih, selanjutnya wortelinfo mau ngebahas pulau apa nih? Apa ganti topik gak pulau-pulauan lagi?

    Yang aku tau tentang Sumatera itu kerajaan Sriwijaya, kerajaan yang besar pada masanya. Cakupan wilayahnya hampir se Asia Tenggara. Btw seriusan itu kayak Hongkong?

    Kuliner Sumatera yang pernah aku coba cuma rendang sama pempek dan kayak snack yang terbuat dari ikan, gaktau apa namanya.

    1. Udh gak bahas pulau lagi ki. Mau bahas yg lain dong… Mau ganti ke… Liat aja nanti, ya…

      Bener ki, kerajaan sriwijaya emang paling terkenal di sini. Makanya di sini banyak peninggalannya.

      Iya ki. Coba aja ke saah satu kota sepeti Medan, Pekanbaru apalagi kota kelahiran gue Bengkalis. Banyak bener.

      Artinya lu udh keren ki. Udh pernah nyobain. Selamet, ya… *apaan ini?*

    2. Ok, aku penasaran nih. Cepetan ya #maksa

      Iya banyak peninggalan kayak candi-candi dan kebudayaan kayak tarian gitu. Berarti banyak cici-cici cantik gitu ya, lumayan buat cuci mata biar seger. Siapa tau jodohku lagi ada disana sambil jalan-jalan dan jajan-jajan lucu. Apaandah

      Selamat, ada hadiahnya gak pangeran?

  5. sebagai anak sumatera saya setuju aja deh

    yang palembang ngambilnya model, iya tuh jarang orang tahu jadi harus di kasih infonya

    saya yang di Palembang jadi sedikit nggak enak
    karena sumber utama kebakaran dan asap ada di wilayah palembang. haduhh… pantesan kadang lihat dan denger suara helikopter lewat

  6. Jadi berasa di hongkong ya. Malah jadi pengin kesitu, mau ngerasain suasana hongkong, gak perlu jauh-jauh ke hongkong.

    Aku paling suka bahasanya tuh, apalagi nyanyinya. Aku suka dengerin lagu-lagu melayu. Cengkoknya keren.

  7. widih udah lama gak kemari udah template baru aja nih, jadi terlihat lebih fresh dan simple. hmm awalnya gue kira ini post semacam postingan lomba soalnya lengkapn benerr, eeehh ternyata bukan postingan lomba, mantyep dah infonya bang wortel

  8. Baru tau kalo nama Sumatra itu gara-gara si penemu ngeja Samudera jadi Samatrah. Untung si penemu itu masih bisa baca, coba kalo nggak bisa baca, terus dia buat peta dan nulis nama pulau sumatra itu namanya "fnbdjfbwehbfjhbejwhbjf". Pasti susah dieja.

    Sumatra banyak gunungnya ya bang, serem juga tuh. Apalagi kalo gunungnya masih aktif. Pasti warganya waspada sama gempa terus. Apalagi nih masalah asapnya, kayaknya setiap tahun ada aja masalah ini. Kasihan Sumatra, semoga cepat sehat kembali bang pulaunya.

  9. gue ngiler liat LEMPOK DURIANNNNNNNNNNNNNN….

    Kirim ke sini ru hahaha

    Ada bebrapa yang gue belum tahu, kayak kapalnya nabi Sulaiman a.s pernah ke Sumatra, beneran gue baru tahu banget. seandainya itu benar maka sungguh keren sekali Sumatra. mungkin gue harus cari referensi lebih detil lagi nih..

    keren ru infonya. mungkin karena tempat lo sendiri kali yah hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *